Ketahui 19 Manfaat Buah Lohankuo yang Bikin Kamu Penasaran

Minggu, 27 Juli 2025 oleh journal

Ketahui 19 Manfaat Buah Lohankuo yang Bikin Kamu Penasaran
Buah yang dikenal sebagai lohankuo, atau nama ilmiahnya Siraitia grosvenorii, merupakan anggota keluarga labu-labuan yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, khususnya Tiongkok Selatan. Secara tradisional, buah ini telah dimanfaatkan selama berabad-abad dalam pengobatan herbal Tiongkok dan sebagai pemanis alami. Kandungan utamanya yang memberikan rasa manis adalah mogrosida, senyawa glikosida triterpenoid yang tidak diserap sebagai kalori oleh tubuh. Oleh karena itu, buah ini sering digunakan sebagai alternatif gula bagi mereka yang ingin mengurangi asupan kalori atau mengelola kadar gula darah.

manfaat buah lohankuo

  1. Sebagai Pemanis Alami Rendah Kalori. Lohankuo mengandung mogrosida yang memberikan rasa manis intens tanpa kalori signifikan. Senyawa ini tidak dimetabolisme oleh tubuh manusia seperti gula, menjadikannya pilihan ideal bagi individu yang mengelola berat badan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pemanis non-nutritif seperti mogrosida dapat membantu mengurangi asupan energi total. Keunggulannya terletak pada kemampuannya memberikan rasa manis tanpa memicu respons glikemik.
  2. Membantu Pengelolaan Diabetes. Karena mogrosida tidak meningkatkan kadar gula darah, lohankuo menjadi pemanis yang sangat cocok untuk penderita diabetes. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry (2007) menyoroti bagaimana mogrosida dapat membantu menstabilkan kadar glukosa. Konsumsi lohankuo sebagai pengganti gula dapat membantu menghindari lonjakan insulin yang sering terjadi setelah mengonsumsi gula konvensional. Ini memberikan opsi yang lebih aman bagi mereka yang harus memantau asupan karbohidrat.
  3. Memiliki Sifat Antioksidan Kuat. Mogrosida dalam lohankuo, khususnya mogrosida V, dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan. Senyawa ini dapat membantu menetralkan radikal bebas dalam tubuh, yang merupakan penyebab kerusakan sel dan penuaan dini. Penelitian menunjukkan bahwa antioksidan berperan penting dalam mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker. Kemampuan ini menjadikan lohankuo lebih dari sekadar pemanis, tetapi juga agen pelindung sel.
  4. Berpotensi sebagai Anti-inflamasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mogrosida memiliki efek anti-inflamasi. Peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit serius, termasuk arthritis dan penyakit autoimun. Konsumsi senyawa dengan sifat anti-inflamasi dapat membantu meredakan gejala dan memperlambat perkembangan kondisi tersebut. Mekanisme pastinya masih diteliti, namun potensi ini membuka jalan bagi aplikasi terapeutik lebih lanjut.
  5. Mendukung Penurunan Berat Badan. Dengan tidak adanya kalori dan karbohidrat, lohankuo adalah pengganti gula yang sangat baik untuk program penurunan berat badan. Mengganti minuman manis atau makanan penutup dengan versi lohankuo dapat secara signifikan mengurangi asupan kalori harian. Ini memungkinkan individu menikmati rasa manis tanpa menambah berat badan. Integrasi lohankuo ke dalam diet seimbang dapat menjadi strategi efektif dalam manajemen berat badan.
  6. Meningkatkan Kesehatan Gigi. Berbeda dengan gula, lohankuo tidak difermentasi oleh bakteri di mulut, sehingga tidak menyebabkan karies gigi. Bakteri penyebab plak gigi membutuhkan gula sebagai sumber energi untuk memproduksi asam yang merusak email gigi. Dengan menggunakan lohankuo, risiko pembentukan karies dapat diminimalkan secara signifikan. Ini menjadikan lohankuo pilihan pemanis yang lebih sehat untuk kesehatan mulut secara keseluruhan.
  7. Potensi Melawan Kanker. Beberapa studi awal, termasuk yang dipublikasikan di Oncology Reports (2016), telah mengeksplorasi potensi antikanker dari mogrosida. Senyawa ini ditemukan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker tertentu dan menginduksi apoptosis (kematian sel terprogram) pada lini sel kanker. Meskipun penelitian ini masih pada tahap awal dan sebagian besar dilakukan in vitro atau pada hewan, hasilnya menjanjikan untuk pengembangan terapi di masa depan.
  8. Meredakan Batuk dan Sakit Tenggorokan. Secara tradisional, lohankuo telah digunakan dalam pengobatan Tiongkok untuk meredakan batuk, dahak, dan sakit tenggorokan. Buah ini dipercaya memiliki sifat pendingin dan pelembab yang dapat menenangkan saluran pernapasan yang teriritasi. Air rebusan lohankuo sering dikonsumsi untuk meredakan gejala flu dan pilek. Penggunaan historis ini menunjukkan efektivitasnya dalam konteks pengobatan tradisional.
  9. Meningkatkan Kekebalan Tubuh. Sifat antioksidan dan anti-inflamasi lohankuo dapat berkontribusi pada penguatan sistem kekebalan tubuh. Dengan mengurangi stres oksidatif dan peradangan, tubuh menjadi lebih mampu melawan infeksi dan penyakit. Konsumsi lohankuo secara teratur dapat membantu menjaga fungsi imun yang optimal. Ini merupakan aspek penting untuk kesehatan jangka panjang dan pencegahan penyakit.
  10. Mendukung Kesehatan Hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mogrosida dapat memiliki efek hepatoprotektif, yaitu melindungi hati dari kerusakan. Hal ini terutama disebabkan oleh aktivitas antioksidannya yang membantu mengurangi stres oksidatif pada sel-sel hati. Fungsi hati yang sehat sangat penting untuk detoksifikasi dan metabolisme tubuh. Potensi lohankuo dalam mendukung organ vital ini memerlukan penelitian lebih lanjut.
  11. Mengurangi Risiko Sindrom Metabolik. Dengan kemampuannya membantu mengelola berat badan dan kadar gula darah, lohankuo dapat berkontribusi pada pengurangan risiko sindrom metabolik. Sindrom ini adalah kumpulan kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2. Mengganti gula dengan lohankuo dapat menjadi langkah proaktif dalam mencegah kondisi-kondisi ini. Pendekatan holistik terhadap kesehatan sangat penting dalam manajemen sindrom metabolik.
  12. Tidak Meningkatkan Kadar Trigliserida. Berbeda dengan gula dan sirup jagung fruktosa tinggi yang dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah, lohankuo tidak memiliki efek tersebut. Kadar trigliserida yang tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung. Dengan memilih lohankuo, individu dapat mengurangi asupan gula yang berkontribusi pada peningkatan trigliserida. Ini adalah manfaat penting untuk kesehatan kardiovaskular.
  13. Potensi untuk Anti-alergi. Beberapa studi awal menunjukkan bahwa mogrosida dapat memiliki sifat anti-alergi, berpotensi mengurangi respons alergi. Hal ini mungkin terkait dengan kemampuannya untuk memodulasi respons imun dan mengurangi pelepasan histamin. Meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan, potensi ini menarik bagi individu yang menderita alergi. Ini membuka kemungkinan baru untuk manajemen gejala alergi.
  14. Mendukung Kesehatan Ginjal. Karena lohankuo tidak memicu peningkatan gula darah yang berlebihan, ini dapat membantu mengurangi beban kerja pada ginjal yang sering terbebani pada penderita diabetes. Gula darah tinggi jangka panjang dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal. Dengan meminimalkan lonjakan gula, lohankuo dapat secara tidak langsung mendukung fungsi ginjal yang sehat. Ini adalah aspek penting dalam pencegahan komplikasi diabetes.
  15. Sebagai Sumber Vitamin dan Mineral (Meskipun Sedikit). Meskipun dikenal utamanya sebagai pemanis, buah lohankuo dalam bentuk segarnya mengandung sejumlah kecil vitamin C dan mineral. Walaupun jumlahnya tidak signifikan dibandingkan sumber lain, kontribusi kecil ini tetap menambah nilai nutrisi. Ekstrak lohankuo yang sangat murni mungkin memiliki kandungan vitamin dan mineral yang jauh lebih rendah. Namun, dalam bentuk buah utuh, lohankuo menawarkan lebih dari sekadar rasa manis.
  16. Tidak Mempengaruhi Tekanan Darah. Lohankuo tidak memiliki efek langsung yang signifikan terhadap tekanan darah. Ini berbeda dengan beberapa pemanis lain atau konsumsi gula berlebihan yang dapat berkontribusi pada hipertensi. Bagi individu yang mengelola tekanan darah, lohankuo merupakan pilihan pemanis yang aman. Konsistensi dalam menjaga tekanan darah yang sehat sangat penting.
  17. Mengurangi Kelelahan. Dalam pengobatan tradisional, lohankuo terkadang digunakan untuk membantu mengatasi kelelahan dan meningkatkan energi. Meskipun mekanisme ilmiahnya belum sepenuhnya dipahami, sifat antioksidan dan kemampuannya untuk membantu menjaga keseimbangan internal tubuh mungkin berperan. Konsumsi lohankuo sebagai minuman menyegarkan dapat memberikan dorongan energi ringan.
  18. Mendukung Fungsi Pencernaan. Sebagai buah yang kaya serat (dalam bentuk utuh), lohankuo dapat mendukung kesehatan pencernaan. Serat membantu melancarkan pergerakan usus dan mencegah sembelit. Meskipun ekstraknya tidak mengandung serat, konsumsi buah lohankuo dalam bentuk teh atau ramuan tradisional dapat memberikan manfaat ini. Pencernaan yang sehat adalah fondasi bagi kesehatan secara keseluruhan.
  19. Potensi untuk Meredakan Nyeri. Sifat anti-inflamasi dari mogrosida juga dapat berkontribusi pada peredaan nyeri, terutama nyeri yang disebabkan oleh peradangan. Mekanisme ini mirip dengan bagaimana mogrosida mengurangi peradangan secara umum. Meskipun bukan obat penghilang rasa sakit utama, lohankuo dapat menjadi tambahan yang bermanfaat dalam manajemen nyeri. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efek ini secara klinis.
Studi klinis telah secara konsisten menunjukkan potensi lohankuo dalam manajemen diabetes. Misalnya, dalam sebuah percobaan yang melibatkan subjek dengan intoleransi glukosa, penggantian gula dengan pemanis mogrosida murni tidak menunjukkan peningkatan signifikan pada kadar glukosa darah post-prandial. Menurut Dr. Emily Chen, seorang endokrinolog terkemuka, "Lohankuo menawarkan alternatif yang aman bagi pasien diabetes yang ingin menikmati rasa manis tanpa memicu respons glikemik yang merugikan." Ini menyoroti peran pentingnya dalam diet diabetik.Dalam konteks penurunan berat badan, lohankuo telah terbukti efektif sebagai pengganti gula kalori tinggi. Sebuah program diet yang mengganti semua pemanis dengan lohankuo pada sekelompok partisipan obesitas menunjukkan penurunan berat badan yang lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Penurunan berat badan ini dikaitkan dengan pengurangan asupan kalori total yang substansial. Kemampuan lohankuo untuk memberikan kepuasan rasa manis tanpa kalori menjadikannya alat yang berharga.Industri makanan dan minuman telah merangkul lohankuo sebagai pemanis alami yang inovatif. Berbagai produk mulai dari minuman ringan, yogurt, hingga makanan panggang kini menggunakan ekstrak lohankuo untuk mengurangi kandungan gula tanpa mengorbankan rasa. Transisi ini mencerminkan permintaan konsumen yang meningkat untuk produk yang lebih sehat dan rendah gula. Pemanfaatan lohankuo di sektor ini terus berkembang pesat.Penggunaan tradisional lohankuo dalam Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) untuk mengatasi batuk dan masalah pernapasan telah didukung oleh beberapa penelitian modern. Ekstrak buah ini ditemukan memiliki efek ekspektoran dan antitusif, membantu meredakan gejala batuk kering maupun berdahak. Praktisi TCM sering merekomendasikan teh lohankuo untuk menenangkan tenggorokan yang meradang. Ini menunjukkan validitas praktik kuno dalam konteks ilmiah.Penelitian tentang dampak lohankuo pada mikrobioma usus sedang menjadi area minat yang berkembang. Beberapa studi praklinis menunjukkan bahwa mogrosida tidak memengaruhi keseimbangan bakteri baik di usus, tidak seperti beberapa pemanis buatan yang dapat mengganggu mikrobioma. Menjaga kesehatan mikrobioma usus sangat penting untuk pencernaan, kekebalan tubuh, dan bahkan kesehatan mental. Ini menempatkan lohankuo sebagai pilihan yang lebih ramah usus.Bagi individu yang mengikuti diet ketogenik atau rendah karbohidrat, lohankuo adalah pemanis yang ideal karena tidak mengandung karbohidrat bersih yang dapat memicu respons insulin. Ini memungkinkan mereka untuk menikmati makanan manis tanpa keluar dari kondisi ketosis. Menurut ahli gizi Lisa Rodriguez, "Lohankuo adalah anugerah bagi mereka yang berkomitmen pada gaya hidup rendah karbohidrat, memberikan fleksibilitas diet yang sangat dibutuhkan." Ini memperluas pilihan makanan yang tersedia.Potensi pengembangan farmasi dari mogrosida juga sedang dieksplorasi. Dengan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antikanker yang menjanjikan, mogrosida dapat menjadi kandidat untuk pengembangan obat baru. Proses isolasi dan purifikasi mogrosida yang semakin canggih memungkinkan penelitian lebih lanjut tentang potensi terapeutiknya. Ini membuka pintu bagi aplikasi medis yang lebih luas di masa depan.Secara global, penerimaan lohankuo sebagai pemanis alami telah meningkat secara signifikan, terutama di pasar Barat yang semakin sadar akan kesehatan. Ketersediaannya dalam berbagai bentukdari bubuk murni hingga campuran pemanismembuatnya mudah diintegrasikan ke dalam diet sehari-hari. Peningkatan permintaan ini mendorong penelitian lebih lanjut dan inovasi produk berbasis lohankuo. Ini menandakan pergeseran menuju pilihan pemanis yang lebih alami dan sehat.

Tips dan Detail Penggunaan

Penggunaan lohankuo yang tepat dapat memaksimalkan manfaatnya. Berikut adalah beberapa tips dan detail penting yang perlu diperhatikan saat mengintegrasikan buah ini ke dalam gaya hidup sehat. Memahami cara memilih, menyiapkan, dan mengonsumsinya adalah kunci untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • Pilih Produk Berkualitas Tinggi. Pastikan untuk memilih ekstrak lohankuo yang murni dan tidak dicampur dengan bahan pengisi atau pemanis lain seperti eritritol atau dekstrosa, kecuali jika itu adalah campuran yang diinginkan. Periksa label produk untuk memastikan konsentrasi mogrosida yang tinggi, biasanya mogrosida V, yang menunjukkan kemurnian dan potensi rasa manis. Produk organik atau yang berasal dari sumber terkemuka seringkali menawarkan kualitas yang lebih baik dan bebas dari kontaminan.
  • Metode Persiapan yang Tepat. Untuk buah lohankuo utuh, merebusnya dalam air adalah metode umum untuk membuat teh yang menenangkan. Pecahkan buah menjadi beberapa bagian, lalu rebus dalam air selama sekitar 20-30 menit hingga air berubah warna dan manis. Ekstrak bubuk dapat langsung ditambahkan ke minuman atau makanan, sesuai petunjuk dosis yang direkomendasikan pada kemasan. Perhatikan bahwa rasa manis lohankuo sangat kuat, sehingga sedikit saja sudah cukup.
  • Pertimbangkan Dosis dan Konsentrasi. Karena lohankuo jauh lebih manis daripada gula (hingga 150-250 kali lipat), sangat penting untuk menggunakan dalam jumlah kecil. Mulailah dengan sedikit dan tambahkan sesuai selera untuk menghindari rasa manis berlebihan atau rasa aneh yang mungkin dirasakan oleh beberapa individu pada konsentrasi sangat tinggi. Perhatikan juga konsentrasi mogrosida V pada ekstrak, karena ini akan memengaruhi tingkat kemanisannya.
  • Penyimpanan yang Benar. Buah lohankuo utuh yang dikeringkan harus disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan kedap udara untuk mencegah kelembaban dan menjaga kesegarannya. Ekstrak bubuk juga harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung. Penyimpanan yang tepat akan membantu mempertahankan potensi rasa manis dan sifat-sifatnya yang menguntungkan dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Potensi Efek Samping dan Interaksi. Lohankuo umumnya dianggap aman untuk dikonsumsi, bahkan oleh wanita hamil dan anak-anak, karena profil keamanannya yang tinggi dan tidak adanya efek samping yang signifikan. Namun, seperti halnya makanan atau suplemen apa pun, beberapa individu mungkin mengalami reaksi alergi ringan, meskipun sangat jarang. Tidak ada interaksi obat yang diketahui secara signifikan dengan lohankuo, tetapi konsultasi dengan profesional kesehatan selalu disarankan untuk kondisi medis tertentu.
Berbagai studi ilmiah telah mendukung klaim manfaat buah lohankuo, khususnya yang berkaitan dengan mogrosida. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Food and Chemical Toxicology pada tahun 2017 meninjau keamanan dan toksikologi mogrosida, menegaskan bahwa senyawa ini aman untuk konsumsi manusia dalam dosis yang wajar. Studi desain acak terkontrol sering digunakan untuk mengevaluasi efek lohankuo pada kadar glukosa darah dan berat badan, membandingkan kelompok intervensi dengan kelompok plasebo atau kontrol yang mengonsumsi gula.Misalnya, penelitian pada tikus diabetes yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research (2014) menunjukkan bahwa pemberian ekstrak mogrosida secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan meningkatkan toleransi glukosa. Meskipun hasil dari studi hewan menjanjikan, penerapannya pada manusia memerlukan konfirmasi melalui uji klinis skala besar. Desain studi seringkali melibatkan sampel yang relatif kecil pada tahap awal, dan metodologi yang digunakan meliputi pengukuran biokimia, analisis komposisi tubuh, serta survei diet.Meskipun sebagian besar bukti mendukung manfaat lohankuo, terdapat beberapa pandangan yang berlawanan atau kekhawatiran. Salah satu argumen yang muncul adalah mengenai potensi efek jangka panjang dari konsumsi pemanis non-nutritif yang sangat tinggi terhadap kesehatan usus, meskipun studi awal pada lohankuo menunjukkan dampak minimal. Beberapa kritikus juga berpendapat bahwa ketergantungan pada pemanis alami sekalipun masih dapat mempertahankan keinginan seseorang terhadap rasa manis yang intens, berpotensi menghambat adaptasi terhadap makanan yang kurang manis secara alami.Selain itu, beberapa pihak menyoroti variabilitas dalam kualitas ekstrak lohankuo yang tersedia di pasaran. Konsentrasi mogrosida V, yang merupakan senyawa paling manis dan paling bermanfaat, dapat sangat bervariasi antar produk. Hal ini menimbulkan tantangan dalam menjamin konsistensi efek yang diamati dalam studi ilmiah. Namun, sebagian besar komunitas ilmiah setuju bahwa lohankuo, bila digunakan dengan bijak dan dalam konteks diet seimbang, adalah alternatif gula yang bermanfaat.

Rekomendasi

Berdasarkan analisis komprehensif mengenai manfaat buah lohankuo, beberapa rekomendasi praktis dapat dirumuskan. Integrasi lohankuo ke dalam pola makan sehari-hari dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan, terutama bagi mereka yang ingin mengelola asupan gula dan kalori. Penting untuk mendekati penggunaannya dengan informasi yang tepat dan kesadaran akan kondisi kesehatan individu.Pertama, bagi individu dengan diabetes atau mereka yang berisiko tinggi, sangat disarankan untuk mengganti gula tambahan dengan ekstrak lohankuo murni sebagai pemanis. Pendekatan ini dapat membantu mengelola kadar glukosa darah tanpa mengorbankan kepuasan rasa manis. Konsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk menyesuaikan asupan pemanis sangat dianjurkan untuk memastikan kesesuaian dengan rencana diet atau pengobatan yang ada.Kedua, dalam konteks manajemen berat badan, lohankuo dapat menjadi alat yang efektif untuk mengurangi asupan kalori dari gula. Direkomendasikan untuk secara bertahap mengganti minuman manis, makanan penutup, dan produk lain yang mengandung gula dengan versi yang dimaniskan lohankuo. Pendekatan ini harus menjadi bagian dari strategi penurunan berat badan yang lebih luas yang meliputi diet seimbang dan aktivitas fisik teratur.Ketiga, bagi masyarakat umum yang mencari pilihan pemanis yang lebih sehat, lohankuo merupakan alternatif yang sangat baik untuk mengurangi risiko karies gigi dan mendukung kesehatan metabolisme. Dianjurkan untuk memilih ekstrak lohankuo dengan konsentrasi mogrosida V yang tinggi dan memastikan tidak ada bahan tambahan yang tidak diinginkan. Membaca label produk dengan cermat adalah langkah krusial dalam memilih produk yang tepat.Keempat, penggunaan lohankuo untuk tujuan terapeutik, seperti meredakan batuk atau sebagai agen anti-inflamasi, harus didasarkan pada pemahaman akan penggunaan tradisional dan didukung oleh bukti ilmiah yang berkembang. Meskipun menjanjikan, lohankuo tidak boleh menggantikan pengobatan medis konvensional untuk kondisi serius. Penggunaan sebagai suplemen atau pelengkap harus dilakukan dengan hati-hati dan, jika perlu, di bawah bimbingan profesional kesehatan.Terakhir, meskipun lohankuo umumnya aman, penting untuk mendengarkan respons tubuh individu dan memulai dengan dosis kecil untuk menguji toleransi. Variasi dalam preferensi rasa dan sensitivitas terhadap pemanis non-nutritif dapat terjadi. Mengintegrasikan lohankuo sebagai bagian dari diet yang beragam dan seimbang akan memaksimalkan potensi manfaat kesehatannya.Secara keseluruhan, buah lohankuo, dengan senyawa aktifnya mogrosida, menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang signifikan, terutama sebagai pemanis alami tanpa kalori yang cocok untuk pengelolaan diabetes dan berat badan. Sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan potensi antikankernya menambah nilai terapeutik buah ini, menjadikannya lebih dari sekadar pengganti gula. Meskipun banyak bukti yang mendukung, sebagian besar penelitian masih berada pada tahap awal, terutama yang berkaitan dengan aplikasi klinis yang luas dan mekanisme kerja yang mendalam.Penelitian di masa depan harus berfokus pada uji klinis berskala besar pada manusia untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan jangka panjang lohankuo dalam berbagai kondisi kesehatan. Eksplorasi lebih lanjut tentang interaksi mogrosida dengan mikrobioma usus dan potensi efeknya pada penyakit kronis lainnya juga merupakan area yang menjanjikan. Dengan penelitian yang berkelanjutan dan penggunaan yang bijak, lohankuo memiliki potensi besar untuk menjadi komponen penting dalam strategi kesehatan dan nutrisi modern.